Keluarga Tanpa Pengampunan Akan Sakit
1. Belajar dari Kisah Yusuf
Dalam Kejadian 50:15–21, saudara-saudara Yusuf takut Yusuf membalas kejahatan mereka. Namun Yusuf memilih mengampuni. Yusuf menyadari bahwa hanya Allah yang berhak menghakimi. Ia bahkan menenangkan dan membantu saudara-saudaranya.
Pesan: Pengampunan dapat membawa kedamaian dan memulihkan hubungan.
2. Apa Itu Pengampunan?
Pengampunan berarti:
- Memaafkan kesalahan orang lain,
- Membebaskan orang tersebut dari hukuman,
- Melepaskan keinginan untuk membalas dendam.
Sebaliknya, kebencian membuat hati menjadi pahit dan dapat membawa kehancuran.
3. Mengapa Kita Sulit Mengampuni?
Beberapa hal yang sering menjadi penghalang :
- Gengsi dan harga diri.
- Masih mengingat kesalahan orang lain.
- Belum mampu mengampuni dan menerima diri sendiri.
- Menganggap orang lain sebagai saingan.
4. Mengapa Kita Harus Mengampuni?
Pengampunan penting karena:
- Pengampunan manusia dan pengampunan Tuhan saling berkaitan,
- Sikap tidak mengampuni dapat menghalangi berkat Tuhan,
- Mengampuni membantu menyembuhkan dan memulihkan diri,
- Pengampunan dapat memulihkan hubungan dengan orang lain.
5. Bagaimana Cara Mengampuni?
Ada beberapa langkahnya:
- Berdoa : Meminta pertolongan Roh Kudus.
- Rendah hati : Menyadari bahwa kita juga memiliki kekurangan.
- Serahkan penghakiman kepada Allah : Hanya Allah yang berhak mengadili dan menghukum.
- Melihat orang lain sebagai sarana pertumbuhan : Kesalahan dan konflik dapat menjadi kesempatan untuk belajar dan bertumbuh.
- Datang kepada orang yang bersangkutan : Jika memungkinkan, selesaikan masalah secara langsung.
Dihadiri oleh 85 peserta
Sampai Jumpa di PD berikutnya pada hari Senin.

