"Segala Perkara Dapat Kutanggung dalam Dia yang Memberi Kekuatan" - Ibu Lilik Krisiawati



Ayat Filipi 4:13, "Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku," menegaskan bahwa umat Kristen dapat menghadapi segala situasi—baik suka maupun duka, kelimpahan maupun kekurangan—melalui kekuatan dari Kristus. Ini bukan tentang kekuatan super, melainkan ketergantungan penuh kepada Tuhan untuk bertekun dan melayani. 

Berikut adalah poin-poin penting makna ayat tersebut menurut iman Kristen:
  • Konteks Ketahanan (Resiliensi): Paulus menulis ayat ini dari penjara, menunjukkan bahwa kekuatan Kristus memampukan seseorang untuk tetap bersukacita dan tidak putus asa dalam situasi tersulit.
  • Kekuatan, Bukan Kemampuan Pribadi: "Segala perkara" berarti kesanggupan menanggung segala keadaan, baik kekurangan maupun kelimpahan, yang dimungkinkan oleh kuasa Tuhan, bukan kekuatan manusiawi.
  • Sumber Kekuatan: Kristus adalah sumber kekuatan yang memberikan kemampuan untuk melakukan kehendak Allah dan bertahan dalam pencobaan.
  • Aplikasi Hidup: Ayat ini mengajarkan umat untuk bersandar pada Tuhan, bukan pada diri sendiri, terutama saat menghadapi tantangan hidup, pekerjaan, atau pelayanan. 

Secara keseluruhan, ayat ini adalah jaminan janji Tuhan bahwa Dia memberikan kekuatan yang cukup untuk bertekun dan menghadapi tantangan hidup apa pun.

Dihadiri oleh 65 peserta
Sampai Jumpa di PD berikutnya pada hari Senin.